Zakat Fitrah untuk Sanak Keluarga : donasi.id

 

Pendahuluan

Halo semuanya! Dalam artikel ini, kami akan membahas mengenai zakat fitrah untuk sanak keluarga. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat Muslim di bulan Ramadan. Selain membantu mereka yang membutuhkan, zakat fitrah juga memiliki manfaat spiritual bagi pemberi. Mari kita simak penjelasan lebih lanjut mengenai zakat fitrah untuk sanak keluarga.

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang diberikan oleh setiap Muslim yang mampu kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat) pada bulan Ramadan sebelum hari raya Idul Fitri. Zakat fitrah memiliki beberapa perbedaan dengan zakat lainnya, seperti zakat mal yang dikeluarkan dari harta kekayaan. Zakat fitrah dikeluarkan atas diri sendiri dan juga atas setiap anggota keluarga yang menjadi tanggungannya.

Setiap anggota keluarga harus memberikan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami zakat fitrah untuk sanak keluarga secara lebih mendalam.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail mengenai zakat fitrah untuk sanak keluarga. Bagi yang belum familiar dengan istilah “sanak keluarga”, istilah ini merujuk kepada anggota keluarga seperti orang tua, pasangan, anak, saudara kandung, saudara sepupu, dan seterusnya.

Hukum Zakat Fitrah

Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap Muslim yang mampu. Hal ini didasarkan pada beberapa dalil Al-Quran dan hadis. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 184, Allah SWT berfirman:

“Dan penuhilah bagi haji dan umrah. Dan jika kamu punya sesuatu bencana (penyakit berumrah), maka (hendaklah kamu) menyempurnakan kurbanmu yang mudah didapatkan. Dan janganlah kamu mencukur kepala sampai kurbanmu sampai sempurna (kepada haji dan umrah kamu). Jika ada di antara kamu yang sakit atau ada kekurangan pada (pemenuhan) kebutuhan dia (atau dalam peperangan), maka (wajiblah dia) mengganti dengan berpuasa atau memerdekakan seorang budak atau bersedekah. Pada waktu yang lain. Barangsiapa yang mudah menjadikan kebajikan itu sebagai sunnah, maka yang lebih baik baginya. Barangsiapa yang berat maka (hendaklah dia mengganti dengan) bersedekah. Supaya jangan ada kesukaran bagimu. Dan (wajiblah ia) menyempurnakan haji dan/atau umrah kecuali boleh (mengganti dengan) berpuasa atau memerdekakan hamba (sesama Muslim)maka berbuatlah semua itu. Maka jadilah kamu yang melaksanakannya dengan mudah.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Hadis yang menerangkan tentang zakat fitrah juga banyak disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Dalam salah satu hadis beliau, Rasulullah menjelaskan bahwa zakat fitrah berfungsi sebagai pembersih dan penyucian bagi orang yang memberikannya.

Berdasarkan dalil-dalil tersebut, zakat fitrah menjadi kewajiban bagi umat Muslim yang mampu. Selanjutnya, mari kita bahas mengenai besaran zakat fitrah untuk sanak keluarga.

Besaran Zakat Fitrah untuk Sanak Keluarga

Setiap anggota keluarga yang wajib dikeluarkan zakat fitrah harus memberikan zakat fitrah sebesar satu sha’ (3,5 liter) makanan pokok yang biasa dikonsumsi di daerah setempat. Namun, jika seseorang tidak mampu memberikan zakat fitrah dalam bentuk makanan, maka bisa diganti dengan sejumlah uang dengan nilai yang setara.

Misalnya, di beberapa daerah, zakat fitrah bisa diganti dengan sejumlah uang yang ditentukan oleh lembaga zakat setempat. Besarannya biasanya disesuaikan dengan harga beras per kilogram atau bahan makanan pokok lainnya.

Besar zakat fitrah untuk setiap anggota keluarga adalah sama, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan zakat fitrah dengan tepat agar dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Dalam hal ini, kita juga perlu memperhatikan kelayakan mustahik yang menerima zakat fitrah. Mustahik yang berhak menerima zakat fitrah adalah mereka yang kurang mampu atau tidak punya penghasilan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, sebelum menyalurkan zakat fitrah, pastikan untuk memastikan mustahik yang tepat dan membutuhkan.

Tabel Zakat Fitrah untuk Sanak Keluarga

No. Anggota Keluarga Besaran Zakat Fitrah (3,5 liter)
1 Orang Dewasa 1 Sha’
2 Anak-Anak (usia di bawah 15 tahun) 1 Sha’

FAQ Tentang Zakat Fitrah untuk Sanak Keluarga

1. Bagaimana cara menghitung besaran zakat fitrah untuk sanak keluarga?

Untuk menghitung besaran zakat fitrah, setiap anggota keluarga harus memberikan 1 sha’ (3,5 liter) makanan pokok yang biasa dikonsumsi atau dalam bentuk uang dengan nilai yang setara.

2. Apakah anak-anak juga wajib memberikan zakat fitrah?

Ya, anak-anak juga wajib memberikan zakat fitrah. Besarannya sama dengan orang dewasa, yaitu 1 sha’ (3,5 liter) makanan pokok yang biasa dikonsumsi atau dalam bentuk uang dengan nilai yang setara.

3. Apakah zakat fitrah bisa digunakan untuk membantu sanak keluarga yang tidak Muslim?

Zakat fitrah umumnya diberikan kepada mustahik yang beragama Islam. Namun, jika ada sanak keluarga yang tidak Muslim dan membutuhkan bantuan, kita bisa memberikan bantuan secara sukarela pada saat yang berbeda dan bukan dalam bentuk zakat fitrah.

4. Kapan waktu yang tepat untuk memberikan zakat fitrah?

Zakat fitrah harus diberikan sebelum hari raya Idul Fitri. Disarankan untuk memberikannya beberapa hari sebelumnya agar terdistribusi dengan baik kepada mustahik sebelum hari raya tiba.

5. Bagaimana cara menyalurkan zakat fitrah?

Kita bisa menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga-lembaga zakat terpercaya atau secara langsung kepada mustahik yang kita ketahui.

Sumber :